ANALISIS DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN ISPA PUSKESMAS WARUNGPRING PEMALANG JAWA TENGAH

Authors

  • Dhea Novakinanda Regar Universitas YPIB Majalengka Author
  • Vivi Afiyatun Nahdliyah Universitas YPIB Majalengka Author
  • Ahmad Azrul Zuniarto Universitas YPIB Majalengka Author
  • Ris Ayu Nuari Universitas YPIB Majalengka Author

Keywords:

Drug Related Problems, ISPA, ESO, Kepatuhan Paisen

Abstract

Drug Related Problems (DRPs) merupakan bagian dari Medication Error (ME) yang dihadapi hampir semua negara di dunia. Salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian adalah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui presentase kejadian dari masing-masing DRPs yang meliputi ada indikasi tanpa obat, ada obat tanpa indikasi, ketidaktepataan pemilihan obat, dosis rendah, dosis tinggi, efek samping obat dan tingkat kepatuhan pasien, dalam menggunakan Antibiotik pada pasien ISPA di Puskesmas Warungpring, Pemalang. 

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif melalui pengambilan data rekam medik secara prospektif. Dari 168 kasus pasien ISPA pada Februari tahun 2022 jumlah sampel yang diambil sebanyak 118 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu pasien yang tercatat menderita ISPA yang mendapatkan Antibiotik. Pengambilan data menggunakan teknik random sampling, dilakukan Bulan Maret 2022. 

Hasil penelitian dari 118 kasus pasien ISPA menunjukkan kejadian DRPs kategori ada indikasi tanpa obat sebanyak 15 kasus (12,71%), tidak ada obat tanpa indikasi, tidak ada ketidaktepataan pemilihan obat, dosis tertalu rendah sebanyak 10 kasus (8,47%), dan dosis terlalu tinggi sebanyak 7 kasus (5,94 %). Sementara itu untuk DRPs kategori efek samping obat paling banyak terjadi mual/muntah dengan presentase 35,59% dan DRPs tingkat kepatuhan pasien tergolong rendah yaitu sebesar 49,20%. Sehingga dapat disimpukan bahwa presentase terbesar DRPs penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Puskesmas Warungpring, Pemalang yaitu terkait efek samping pengobatan dan kepatuhan pasien. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antoro T.Z, Mutmainah N. (2017). The Evaluation Of Antibiotics Using Pediatric at Health Centers in Kunduran Blora 2013. Surakarta:Universitas Muhammadiyah. Halaman 28.

Ariza Rozianal, St.Rahmatullah, Suparni. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Mengenai Penggunaan Antibiotik dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien ISPA di Poli Anak

Instalasi Rawat Jalan RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Kabupaten Pekalongan Tahun 2019 . Pekalongan:Program Studi S1 Farmasi Fakultas Kesehatan dan Program Studi D3 Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP).

Asriati, Zamrud M., dan Kalenggo D F. (2012). Analisis Faktor Risiko Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut Pada Anak Balita. Makasar:Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Halo Oleo. Halaman 20-24.

Cipolle, R.J., Strand, L.M., Morley, P.C. (1998). Pharmaceutical Care Practice. New York: McGraw-Hill.

Cipolle, R.J., Strand, L.M., Morley, P.C. (2004). Pharmaceutical Care Practice. New York: McGraw-Hill.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013 dalam Laporan Nasional 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Dewi Mahardika A.C., Yeni Farida. (2018). Tingkat Pengetahuan Pasien Rawat Jalan Tentang Penggunaan Antibiotik di Puskesmas Wilayah Karanganyar. Journal of Pharmaceutical Science and Clinic Research. 01, 27-3.

Karuniawati, H., Ikawati, Z., Gofir., A. (2019). Pencegahan Sekunder Untuk Menurunkan Kejadian Stroke Berulang pada Stroke Iskemi. Yogyakarta:Fakultas Farmasi. Universitas Gadjah Mada.

Morisky, D. & Munter, P. (2009). New medication adherence scale versus pharmacy fill rates in senior with hypetention. American jurnal of Managed Care . 15(1) 59- 66.

Musdalipah. Nurhikma., Eny. (2017). identifikasi DRPs (DRUG RELATED problems) penderita ispa pasien pediatrik di instalasi farmasi rumah sakit. Kendari:Akademi Farmasi Bina Husada Kendari.

Musnelina, L., Afdhal, A.F., Gani, A., Andayani, P. (2004). Pola Pemberian Antibiotik Pengobatan Demam Tifoid Anak di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Tahun 2001-2002. Makara Kesehatan. 8 (2), 59-64.

Permenkes RI No. 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas.

Riskesdas. (2013). Hasil Riskesdas 2013. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Halaman 65-68.

Rizki Amalia. (2018). Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) pada Pengobatan Infeksi Saluran Pernapasan Akut Terhadap Pasien Anak di Instalasi Rawat Jalan RSUD DR. PIRNGADI kota Medan Periode Januari-Juni 2017. Skripsi. Medan:Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Sumatera Utara.

Downloads

Published

2023-01-02